Cara Termudah Belajar Photoshop dan Lightroom Untuk Pemula

mrfdn.com - Guys setelah kamu mengetahui software photo yang wajib kamu pakai, sekarang saatnya mempelajarinya. Kali ini saya akan memberitahukan dasar dasar mempelajari photoshop. Photoshop sebagai salah satu program andalan para fotografer menjadi sangat terkenal.

Hampir semua laptop baru atau komputer yang baru diinstall meminta photoshop sebagai bundle dalam software nya.
sumber foto :: google.com
Photoshop sebagai software editing foto jika dikuasai bisa menjadi ketagihan dalam menggunakannya. Saya mau cerita dulu ya guys, dulu waktu pertama punya komputer saya gak tau apa itu photoshop.

Tidak ada gambaran sama sekali tentang program ini. kira-kira selang 3 tahun saya memiliki komputer baru tahu fungsi dari software photoshop. Itupun setelah teman saya mempraktekkannya di kelas.

Akhirnya setelah itu saya pun mendatangi toko buku Gramedia dan membeli salah satu buku tutorial menggunakan photoshop. Lalu hal pertama yang saya lakukan adalah menghilangkan objek dari sebuah foto. Dan itu membuat saya sangat terkagum-kagum. Ternyata trik komputer bisa dilakukan semudah ini.

Setelah itu saya hanya mengetahuinya sebagai satu software foto. Setelah beranjak ke dunia kuliah saya diperkenalkan oleh teman saya di dunia fotografi menggunakan kamera dslr.

Dan itu merubah hidup saya sampai sekarang. Saya jatuh cinta sama fotografi. Banyak hal yang bisa saya lakukan dengan hanya menekan shutter pada kamera. 

Keasyikan cerita, lanjut ke photoshop ya guys..
Menggunakan photoshop itu gampang-gampang susah. Setelah kamu tahu fungsi tool dasarnya kamu akan dengan mudah melakukan editing foto.

Photoshop

Pertama-tama yang harus diketahui adalah jendela awal.
Pada bagian kiri itu adalah tool/alat. Alat yang digunakan untuk melakukan edit sesuatu terhadap foto kita. 

Jendela Photoshop


Pada bagian kanan itu namanya jendela navigasi, gunanya untuk memilih dan menseleksi objek foto secara global. selain itu jendela kanan perlu diperhatikan saat melakukan editing foto, sebab terkadang saat melakukan editing kamu tidak melihat perubahan sebab kamu melakukan editing di layer yang salah.

Lalu di bagian bawah kanan ada jendela kecil bertuliskan layer, layer adalah tumpukan-tumpukan foto yang diedit maupun tidak. Fungsi layer sangat penting untuk diketahui sebab dari sini seleksi foto yang diedit bisa dibedakan.

Kemudian di panel menu bagian atas terdapat banyak menu seperti filters yang gunanya untuk membuat efek-efek terhadap foto. Lalu ada select untuk menememukan menu seleksi terhadap objek yang kita pilih di dalam foto kita. Terus ada juga Edit yang gunanya untuk melakukan edit secara global.

Oh iya, perlu saya sampaikan juga bahwa photoshop selain digunakan untuk edit foto, juga bisa digunakan untuk membuat gambar, membuat dokument. 

Dalam mengedit menggunakan photoshop tool dasar yang harus dikuasai adalah ::
1. Seleksi
2. Layering
3. Masking

Ketiga tool di atas saya urutkan dari yang dasar sampai ke advance. Ketika kamu sudah menguasai seleksi, kamu bisa lanjut ke layer, lalu lanjut ke masking. Meskipun tidak menutup untuk ketiganya dipelajari secara bersamaan.

Untuk lebih mudahnya kamu bisa membuka youtube dan mencari tutorial menggunakan photoshop

Lightroom

Lightroom adalah software yang baru keluar setelah photoshop. Lightroom digunakan untuk mengedit foto saja. Semua tool yang ada di lightroom bisa ditemukan pada photoshop. Tetapi tidak semua tool yang ada di photoshop terdapat juga di lightroom. 

Fungsi utama lightroom adalah untuk mengedit foto sekedar saja tanpa mengubah banyak dari isi foto itu sendiri. Tool yang disediakan lightroom sangat sederhana. Yang jika sudah lancar menggunakan photoshop kamu akan terbiasa menggunakan lighroom. 

Namun jika kamu memulai menggunakan lightroom tanpa mengenal photoshop, ini tool yang harus kamu ketahui terlebih dahulu.
Jendela Lightroom

1. memulai edit foto di lightroom tidak semudah photoshop. Di photoshop kamu bisa drag foto masuk ke dalam jendela edit, tetapi di lightroom tidak. Kamu harus melakukan import foto terlebih dahulu.

2. setelah import foto, masuk ke jendela develop untuk melakukan edit foto. 

3. edit foto hanya dibatasi pada kecerahan, ketajaman, kontras, saturasi, dan mengatur terang gelap foto. Jadi untuk mengedit foto di sini jangan terlalu ekspektasi banyak, memperbaiki foto sampai menghilangkan objek-objek, kamu harus menggunakan photoshop untuk hal itu.

4. perlu diketahui bahwa untuk memaksimalkan fotomu menggukana lightroom kamu harus mengambil gambar menggunakan settingan kamera agar menyimpan foto dalam format RAW. Misalnya kamu menggunakan kamera nikon, maka di file foto kamu akan mendapatkan file .NEF, yang menggunakan Canon akan mendapatkan file .CR2, Sony dengan file .ARW. File raw akan menyimpan data foto dengan ukuran yang sangat besar, sebab data-data itu adalah data mentahan foto. Yang setelah dikompres akan menjadi file .JPG dan bisa ditampilkan ke semua media. Sedangkan file RAW tidak bisa ditampilkan tanpa software pendukung. 

Dengan file raw foto yang diedit menjadi sangat leluasa, sebab data raw memiliki rentan dinamic range yang tinggi, misalnya untuk mendapatkan warna hijau pada daun atau warna biru pada langit, bisa dikoreksi dengan baik dan mendapatkan warna yang diinginkan, selama foto yang ambil tidak terlampau jauh exposure nya. 

5. setelah mengedit di lightroom foto di save dengan cara di export. Kalau di awal kita lakukan load foto dengan melakukan import, setelah dilakukan editing harus melakukan export pada foto untuk mendapatkan file .JPG nya. 

Tool yang terdapat pada Lightroom ::
Pada samping kiri terdapat navigasi dan menu-menu preset, snapshot, history, dan collection. Snapshot gunanya untuk menandai sejauh mana hasil edit foto kamu yang kamu suka, setelah menandai itu kamu bisa melakukan editing lanjutan. 

Di sebelah atas kamu hanya perlu mengetahui jendela library dan develop. Jendela library yang akan menunjukkan semua foto yang sudah kamu import ke lightroom untuk diedit sedangkan jendela develop untuk melakukan proses editing terhadap foto kamu.

Oiya, kalau jaman dulu orang kalau mau mencuci fotonya dari media film, mereka menyebut dengan istilah develop/ developing. Proses develop dilakukan dari mengeluarkan klise film dari kamera lalu melakukan develop di kamar gelap atau studio foto sampai gambar itu muncul ke dalam klise foto. Lalu mencetaknya ke kertas foto.

Kemudian di samping kanan ada jendela editing, tool yang disediakan dibagi menjadi basic, tone curve, color, toning, detail, lens correction, effect, dan camera calibration. 

Sedangkan tool yang dipakai harus dengan bantuan mouse adalah seperti adjusment brush, crop, radial filter, graduate filter, red eye, dan spot removal. Nah dimulai dari memilih tools ini kita bisa melakukan drag n drop pada jendela foto yang terbuka. Setelannya terdapat pada bagian kanan layar.

Nah untuk lebih jelasnya, kamu bisa membuka youtube dan mencari tutorial menggunakan lightroom

Sekarang kamu sudah mengerti sedikit kan tentang cara menggunakan photoshop dan lightroom. Tulisan ini hanya bersifat pengantar bagi kamu yang ingin mengetahui software photoshop dan lightroom.
Loading...