Selain Bass dan Treble Berikut 32 Istilah Audio yang Sering Ditanyakan Pemula

Selain Bass dan Treble Berikut 32 Istilah Audio yang Ada Pada Kamus Dunia Audiophile

mrfdn.com - Di dunia audiophile terdapat banyak sekali istilah audio. Ini sangat membingungkan bagi para pemula. Kita mungkin hanya mengetahui bass dan treble. Namun ada berbagai macam istilah-istilah dalam kamus audiophile. Untungnya ada sejumlah deskriptor yang digunakan audiophiles dan kamu akan melihat istilah-istilah ini digunakan di seluruh ulasan pada tulisan ini.

belajar audiophile kamus audio istilah audio suara flat treble sound arti treble dalam musik kamu suara pengertian
Sumber foto :: google.com
Sebagai orang yang sangat awam di dunia audiophile, saya tentu memiliki rasa penasaran yang tinggi terhadapnya. Terkadang ketika membaca-baca di forum audio terkadang saya menemukan istilah yang dikeluarkan oleh mereka yang sudah berkecimpung lama di sana. Bagi saya yang awam ini tentu sangat kebingungan ketika mendengar istilah-istilah seperti itu.

Maka dari itu saya mencoba mencari-cari referensi mengenai apa dan bagaimana sih memahami istilah-istilah audiophile itu. Bagi kamu yang juga merasa sulit mengerti istilah audiophile tersebut, berikut rangkuman mengenai istilah audiophile yang saya kutip dari audiophileon.com yang saya terjemahkan lalu menambahkan beberapa hal yang sudah saya ketahui.

1. Airy - Menjelaskan ruang dan keterbukaan produk yang biasanya terkait dengan headphone belakang terbuka dan musik yang terdengar langsung. Contohnya ada pada headphone. Headphone ada 2 macam yaitu close back dan open back. Istilah airy itu terdapat pada headphone yang open back, dimana produk dari headphone itu memiliki lubang yang terbuka di sisi luar produknya sehingga suara luar dapat masuk ke dalam headphone yang open back. Contoh headphone open back seperti Grado SR60.

belajar istilah audiophile yang selalu membingungkan pemula belajar audiophile kamus audio istilah audio suara flat treble sound arti treble dalam musik kamu suara pengertian
Sumber foto :: google.com
2. Analytical - Istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan produk yang menghasilkan detail tingkat tinggi yang mengacu pada musik yang diputar.

3. Balance - Biasanya penyetelan earphone. Sebagai contoh, sebuah headphone yang seimbang akan menampilkan atribut-atribut yang tidak memiliki satu frekuensi dominan seperti bass, mid dan highs semuanya seimbang. Apakah mendengarkan suara yang balance juga bisa disebut dengan istilah flat?

4. Bass - Ini adalah frekuensi ujung bawah pendengaran manusia. Bass dapat diukur dalam kuantitas (berat) dan kualitas (kejelasan dalam frekuensi). Deskriptor bass lainnya berlumpur (muddy) dan booming.

5. Bloat - Bloat hadir biasanya di mid bass.

6. Bright / Brightness - biasanya ditampilkan di frekuensi atas atau upper mid. Bright/kecerahan adalah fitur yang dinikmati oleh banyak orang tetapi sedikit menjadi tidak menyenangkan karena potensi mendapatkan treble peaking. Maksudnya kalau kita mendengarkan suara bright, kualitas bass yang ada terkadang menjadi kurang bisa dinikmati bagi sebagian orang penikmat bass / basshead. Sangat dipengaruhi oleh pemilihan headset, dengan memilih headset yang tepat, kamu akan mendengarkan musik favoritmu dengan sangat nikmat.

Baca juga :: Memilih Headset yang Cocok Untuk Anda

7. Congestion / Kemacetan - Kedengarannya saling tumpang tindih dan kejelasan yang buruk.

8. Crisp / Clear - Suara yang didengarkan memiliki detail yang sangat jelas. Misalnya kamu memutar musik jazz atau akustik, dengan setup yang bagus kamu akan mendengarkan suara petikan gitar dengan clear, suara simbal, suara dentuman bass, bahkan suara vocalist yang sangat jelas. Hal ini tentu harus didukung juga oleh source yang bagus.

9. Dark / Kegelapan - Biasanya di mana frekuensi yang lebih tinggi kurang menonjol. Semakin tinggi frekuensi suara, yang terdengar adalah suara treble. Dalam hal ini, treble tertutupi oleh suara mid yang dominan, tanpa perubahan pada sisi bass nya.

10. Decay - Bagaimana suara / nota / resonansi menghilang, yaitu peluruhan not panjang. Saya masih belum terlalu memahami ini. Kalau kamu mengerti coba beritahu saya. Atau nanti setelah saya mengetahuinya saya akan edit tulisan ini kembali.

11. Depth / Kedalaman - Seberapa jauh jarak instrumen dari belakang ke depan.

12. Detail - Perhatian terhadap reproduksi penuh dengan semua suara / nada yang terdengar dan hadir. Jadi detail sedikit agak berbeda dengan crisp, dimana detail disini berbicara nada, sedangkan crisp berbicara kualitas suara yang didengarkan.

13. Forward / Maju - Presentasi suara yang lebih intens secara keseluruhan. Lawan dari laid back dan santai.

14. Fun - Suara yang biasanya berenergi tinggi dengan bass yang ditekankan.

15. Harsh - Biasanya digunakan untuk menggambarkan frekuensi menengah ke atas atas ketika Anda mendapatkan terlalu banyak treble, kualitas yang tidak menyenangkan.

16. High - Frekuensi atas / nada tinggi. Kalau kamu biasa menyetel equlizer, pada bagian kiri itu disebut high.

17. Imaging - Penempatan dan posisi instrumen yang ditafsirkan melalui penggunaan produk. Salah satu keunggulan menggunakan produk audio yang berkualitas semisal headphone yang memiliki kualitas bagus, kamu dapat merasakan suara yang sangat real. Kamu bisa mendengarkan live concert yang hidup, serasa kamu berada di tengah konser dan pemain band / pemusik kamu ada di sana.

belajar audiophile kamus audio istilah audio suara flat treble sound arti treble dalam musik kamu suara pengertian
Sumber foto :: google.com
18. Lush / Subur - Nada kaya dan biasanya dengan sedikit kehangatan ke keseluruhan presentasi.

19. Microphonics - Suara gesekan terdengar di headphone / Earphone yang disebabkan oleh gerakan atau gesekan kabel. Mikrophonik tinggi = Buruk. Kalau kamu sampai bisa mendengarkan suara ini saya yakin bahwa telinga kamu sangat detail.

20. Mids / Midrange - Frekuensi tengah (biasanya badan utama vokal dan gitar akustik di antara yang lain ((lihat diagram frekuensi instrumen)). Kalau kamu menyetel equalizer, bagian tengah dan beberapa bagian di sampingnya itu disebut mid.

21. Muddy - Presentasi yang tidak jelas dari suara kebalikan dari bersih / jernih.

22. Natural - Kedengarannya seperti seharusnya, nyata dan nyata untuk kehidupan.

23. Open / Keterbukaan - Menampilkan lebar dan kedalaman yang baik dalam presentasi, banyak ruang di antara instrumen. Suara yang open berkaitan juga dengan imaging.

24. Punch - Dampak dan pop dari suara / frekuensi tertentu dll. Suara yang punchy biasa diidapat untuk headset yang memiliki kualitas bass yang nendang tapi tidak boomy.

25. Sibilant – Suara puncak yang tidak menyenangkan di telinga jika lazim. Saya tidak bisa menjelaskan hal ini lebih lanjut, sebab belum bisa menggambarkannya. Somebody please help me.

26. Signature - nada keseluruhan / penyetelan headphone atau earphone. Deskriptor dapat seimbang, bassy, sibilant dll

27. Soundstage / Stagging - Dijelaskan dalam 3 istilah yaitu tinggi (heigh), lebar (width) dan kedalaman (depth). Ada beberapa headphone / earphone yang memiliki soundstage yang bagus. Soundstage terkadang ditemui di forum dalam hal lebarnya saja, tetapi lebih dari itu, 3 hal ini sangat mempengaruhi kualitas soundstage yang bisa dihasilkan oleh sebuah produk audiophile yang kamu pakai.

28. Timbre – Tonal dari sebuah not. Jadi seberapa jauh reproduksi suara yang bisa dihasilkan dari headphone / earphone yang kamau pakai. Semakin bagus kualitasnya semakin bagus juga timbre yang kamu dapatkan, misalnya semakin jelas juga kejernihan alat musik yang bisa dimainkan dalam lagu yang kamu dengarkan itu.

29. Transparan - Serupa dengan kejelasan (clarity) itu adalah kualitas yang jelas dan terbuka.

30. Warm / hangat - Vokal yang menarik, ditabrak mid bass dan midrange yang jelas dan subur (lush).

31. DAC - Singkatan dari Digital to Analog Converter. Merupakan suatu alat yang fungsinya untuk mengubah suara digital yang diputar (misal dari pemutar musik handphone) menjadi dalam bentuk suara analog yang dihasilkan oleh headphone lalu kemudian didengar oleh telinga kita. Jadi setiap yang kita dengar dari perangkat elektronik itu pasti memiliki DAC. Handphone / smartphone kamu itu memiliki DAC untuk digunakan mendengarkan suara teman kamu saat menelepon. TV kamu di rumah memiliki DAC agar suaranya bisa kedengaran, sebab tanpa DAC suara-suara digital yang diterima tidak akan bisa didengarkan tanpa bantuan alat konverter ini.

32. Amplifier - Alat yang fungsinya untuk memperbersar frekuensi suara yang diterima oleh source. Tanpa amplifier suara setelah dikonvert oleh DAC tidak akan didengarkan. Jadi hubungan antara DAC dengan Amplifier itu sangat erat dan berkaitan satu sama lain, sebab saling membutuhkan.

Kesimpulan

belajar audiophile kamus audio istilah audio suara flat treble sound arti treble dalam musik kamu suara pengertian
Sumber foto :: google.com
Setelah mengetahui istilah-istilah audio di atas tentunya tidak hanya diketahui tanpa dipraktekkan. Sekarang cobalah untuk memutar dan mendengarkan baik-baik suara yang dihasilkan oleh setup kamu. Melalui setup yang kamu pakai kamu bisa memaksimalkannya lagi ataukah sudah merasa cukup dengan yang sudah dimiliki.

Semoga artikel ini sedikit memudahkan teman-teman dalam memahami dunia audiophile. Lagian saya juga masih awam di dalam hal ini, masih butuh banyak belajar, tulisan ini hanya sebagai catatan buat saya jadikan referensi pelajaran yang suatu saat bisa saya buka kembali.