Menulis Hal yang Penting dan Tidak Penting di Blog

mrfdn.com - Tulisan ini terinspirasi dari artikel yang saya baca barusan, kebetulan bukan dari blog internet marketer. Jadi temanya tentang seberapa banyak jumlah kata sebaiknya dalam artikel yang dibuat.

Pada kesimpulan yang disampaikan bahwa, kita harus mengutamakan user experience.

Hal yang mempengaruhi user experience adalah salah satunya optimasi kecepatan website. Jujur saya belum begitu paham tentang ini, masih belajar.

Tetapi dalam hal ini kita bahas tentang jumlah kata. Jumlah kata pada sebuah artikel tidak begitu penting, mau pendek atau panjang. Semua tergantung kepada apakah hal yang sudah disampaikan sudah memenuhi kebutuhan si pembaca.
Menulis Hal yang Penting dan Tidak Penting di Blog

Intinya tidak usah menambah kata-kata yang berisi basa basi yang terlalu panjang sehingga berputar-putar sehingga pembahasan menjadi melebar. Basa-basi seperlunya, lalu just straight to the point.

Hal yang saya petik adalah..

Sebagai konten creator para penulis blog memiliki hal yang ingin mereka sampaikan. Utamanya artikel tentang tutorial, listing, atau yang lain.

Kemas artikel secara matang apa yang ingin disampaikan. Anda pasti sudah tahu bagaimana karakter anda dalam menyampaikan hal ini. Cuma jangan terlalu banyak menyampaikan hal yang berbau basa-basi sebab itu hanya akan membuat pengunjung merasa bosan untuk membacanya. Imbasnya user experience akan berkurang.

Jika artikel yang dibuat hanya berisi 200 kata saja, tidak usah dipaksakan untuk membuatnya sampai 500 atau 1000 kata dengan mengisinya berbagai basa-basi. Pastikan yang ingin disampaikan itu cukup untuk memuaskan pembaca kita.

Kalau hal yang ingin disampaikan itu memang harus panjang, jangan diperpendek, begitupun sebaliknya. :)