Tantangan Dalam Mendokumentasi Foto Wedding Bugis Makassar

mrfdn - Pernahkah anda mendokumentasikan acara pengantin / wedding Bugis Makassar?
Jika pernah mungkin anda merasakan hal yang saya rasakan juga.

Beberapa hari yang lalu ketika melakukan foto dokumentasi wedding, saya dan teman saya selalu mendapat pengalaman di tiap acara seperti ini. Sebelumnya teman saya sudah mengarahkan untuk siap-siap nanti ketika menghadapi moment ini.

Ini dilakukan karena dalam wedding yang didokumentasikan itu tidak menghadirkan wedding organizer sebagai orang yang mengatur tata tertib acara sakral itu. Yang berperan hanyalah orang-orang dari keluarga para mempelai.


Tantangan yang dihadapi oleh fotografer ketika mendokumentasikan acara pengantin Bugis Makassar


- Lamming warna warni

Lamminng adalah suatu kain yang berwarna warni yang merupakan hiasan dalam dalam rumah pengantin. Berukuran tidak terlalu lebar tetapi biasanya dipasang memanjang di seluruh bagian sudut atas rumah. Lamming biasanya berwarna merah, hijau, kuning, merah, dan lain-lain.

Tantangan bagi fotografer adalah cahaya yang harus didapatkan normal. Ketika lamming sudah dipasang di rumah. Fotografer harus berkutat untuk mencari settingan foto yang pas, terkadang hasil foto yang didapatkan menjadi tidak normal warnanya karena lampu flash tidak mampu menstabilkan warna warni yang lamming yang sudah terpasang.

Biasanya untuk mengatasi ini fotografer harus mencari area putih untuk memantulkan cahaya lampu flash external. Seperti tembok putih, plavon putih, atau bagian terdekat yang berwarna putih.

- Mappasikarawa

Mappasikarawa adalah moment dimana pengantin pria sudah mengucapkan ijab kabul di hadapan para saksi. Segera setelah itu pengantin pria akan diantar oleh iringan pengantarnya menuju ruangan pengantin wanitanya.

Pengantin wanita menunggu di sebuah tempat/kamar. Di dalam kamar tersebut biasanya sudah berkumpul banyak dari sanak keluarga si pengantin. Mereka bersama-sama masuk untuk menunggu dan menyambut pengantin pria datang.

Fotografer harus tiba di sana lebih dahulu daripada pengantin pria.

Tantangan pun dimulai saat iringan pengantar dari pengantin pria memasuki ruangan pengantin wanita.
mappasikarawa adat pernikahan wedding bugis makassar
dari gambar ini coba anda bayangkan dimana kita bisa mendapatkan angle foto yang bagus. Ada videografer, handphonegrapher, intagram live, dan satu lagi video live acara tersebut.

Fotografer harus bersaing dengan beberapa sanak keluarga yang turut juga mengabadikan gambarnya. Ada yang melakukan instagram live, ada yang merekam melalui handphone, ada juga yang membawa kamera pribaadi. Semua orang sepertinya tidak mau ketinggalam moment.

Tugas fotografer adalah menangkap moment tersebut di tengah-tengah berdesakannya orang di ruangan yang tidak diatur oleh wedding organizer.

Makanya pada moment ini tidak jarang fotografer mendapatkan hasil foto yang kurang memuaskan seperti foto shake, bocor di mana-mana, dan bahkan kehilangan moment.

Kesimpulan

Begitulah kondisi yang harus dimaklumi oleh fotografer dan videografer dalam melakukan dokumentasi foto wedding Bugis Makassar. Jika saja acara wedding ini bisa dilakukan secara tertib dan teratur oleh keluarga maka fotografer akan mendapatkan hasil foto yang maksimal.

Untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dan memuaskan dalam sebuah acara lebih bagus memang jika acara tersebut dihandle oleh sebuah event/wedding organizer. 

Ini hanya uneg-uneg seorang fotografer yang kebetulan mengikuti prosesi acara pernikahan wedding Bugis Makassar. :)