Sebagai Kontributor Shutter Stock Jangan Lakukan 4 Hal Ini

Hal yang tidak boleh dilakukan saat menjadi kontributor shutter stock

mrfdn - Ketika anda sudah menjadi kontributor di shutter stock, anda mungkin sudah tahu apa yang mesti dilakukan. Upload foto, video, atau karya ilustrasi, semacam vector, template, icon, logo, dan laon-lain.

Nah, meski begitu anda juga sebaiknya mengetahui hal apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan supaya anda tidak salah langkah.

Berikut hal-hal tersebut

1. Mengupload karya orang lain

sejatinya kita di shutter stock menjual foto. Layaknya pedagang, kita menjual barang-barang yang kita miliki sendiri.

Bukan hasil curian.

Foto-foto atau karya vector yang dibuat dari tangan sendiri adalah yang paling baik.

Kalau anda menjual foto atau karya orang lain mungkin sekarang belum ketahuan. Tetapi suatu saat akan ketahuan. Anda akan mendapatkan email berupa pembekuan akun, hingga ditutupnya akun shutter stock anda.

Jangan karena nafsu ingin mendapatkan uang dari shutter stock sehingga melakukan hal yang demikian.

2. Men-trace foto bukan milik sendiri


contoh foto trace di shutter stock
Tracing adalah istilah yang lazim dikenal oleh orang yang bermain vector. Yang artinya adalah kegiatan menyalin lalu membuat ulang sehingga tampak persis.

Misalnya, sebuah foto milik orang lain dengan objek orang di dalamnya yang sedang tersenyum ditrace menjadi gambar vector. Meskipun filenya beda, tetapi wujud dari objek tersebut akan terlihat mirip.

Ada baiknya jika anda mengambil foto sendiri saja.

Pelanggarannya adalah kalau ketahuan anda bisa saja dituntut oleh pihak yang bersangkutan atas penyalahgunaan karya. Mungkin bukan hari ini, tetapi suatu hari nanti.

3. Menjadikan 1 akun shutter stock untuk dimiliki bersama

Ada baiknya jika usaha ini dimiliki oleh per orangan saja. Sebab jika satu akun shutter stock dimiliki lebih dari satu orang itu resikonya cukup besar.

Akun ss bisa saja dihapus jika terjadi pelanggaran, dan ini berdampak pada salah satu pihak. Mungkin belum hari ini tetapi suatu hari nanti.

4. Mengunggah foto yang sama (similar content)


contoh similar content shutter stock
Setelah update terbaru pihak shutter stock mengeluarkan berita bahwa foto/vector yang sama tidak akan diterima.

Bagaimana kategori karya yang termasuk similar content?
  • Foto yang objeknya sama tetapi backgroundnya diganti
  • Foto yang backgroundnya sama tetapi objek di depannya mirip, hanya berubah sedikit saja
  • dan beberapa peraturan baru lainnya, baca saja blog shutterstock
Intinya lebih baik meningkatkan kualitas daripada kuantitas.

Kesimpulan

Banyak cara untuk mendapatkan uang yang halal. Tanpa perlu berurusan dengan pihak lain, tingkatkan kemampuan sendiri. Jika anda jago di foto, buatlah foto yang sebagus mungkin, jika anda jago bikin karya vector, usahakan bikin yang paling bagus paling keren.

Hasilnya akan lebih menyenangkan jika karya kita yang original dibeli dari orang lain daripada melakukan hal-hal yang tidak perlu seperti di atas tadi.

Daftar Shutter Stock sekarang